Saturday, January 28, 2017

Macam-Macam Prosa Baru Beserta Contohnya


Macam-Macam Prosa Baru Beserta Contohnya - Prosa baru adalah karangan prosa yang timbul setelah mendapat pengaruh sastra atau budaya Barat. Hasil karya prosa baru sendiri, mengambil bahan dari kehidupan masyarakat sehari-hari dan senantiasa berubah sesuai dengan perkembangan masyarakat. Bila dalam prosa lama kita dibawa pada alam khayal atau santai,  namun dalam prosa baru kita dibawa pada peristiwa-peristiwa yang kita hayati dan alami setiap hari.

Prosa adalah jenis sastra yang dibedakan dari puisi (Berbentuk cerita bebas) karena tidak terikat irama, rima, matra, atau baris. Bahasa prosa seperti bahasa sehari-hari karena merupakan bentuk cerita yang berkisah. Menurut isinya, prosa terdiri atas prosa fiksi dan prosa nonfiksi.

Penjelasan diatas adalah mengenai perngetian prosa baru dan pengertian prosa, Agar kita bisa memahaminya. Untuk jenis-jenis dan Macam-macam Prosa bisa dilihat di Pengertian Prosa, Jenis Prosa dan Macam-Macam Prosa. Yang membahas mengenai prosa, pembagian jenis prosa dan perbedaan serta macam-macam prosa. Nah pada artikel ini saya akan menuliskan apa saja macam-macam prosa baru itu.

Macam-macam prosa baru adalah sebagai berikut.

Roman: karangan prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi jiwa masing-masing. Roman biasanya melukiskan seluruh kehidupan tokoh cerita dari masa kanak-kanak sampai dewasa hingga meninggal dunia.

Novel: karangan prosa panjang, mengandung cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat pelaku. Dalam novel, hanya dilukiskan sebagian dari hidup tokoh cerita, serta terjadinya perubahan nasib para pelaku.

Cerpen: cerita berbentuk prosa pendek, biasanya dibawah 10.000 kata, bertujuan untuk menghasilkan kesan kuat dan mengandung unsur-unsur drama. Dalam cerpen, tidak sampai terjadi perubahan nasib pelakunya.

Esai dan Kritik
Esai ialah suatu kupasan atau pembicaraan tentang objek kebudayaan atau seni. Peninjauan objek itu sendiri merupakan pandangan penulis esai tersebut, itulah sebabnya esai bersifat subjektif. Penulis esai tidak mengubah sesuatu, ia hanya membicarakan suatu cipta hasil karya oranglain.

Kritik berbeda dengan esai, kalau esai sifatnya subjektif maka kritik sifatnya haruslah objektif. Dalam kritik, penulis mengemukakan kebaikan maupun kekurangan dari tulisan yang dikritiknya. Sehingga kritik bisa diterima oleh semua pihak. Kritik sering tidak mengenakan orang yang dikritiknya.

Ada beberapa yang termasuk Essayist (Ahli Esai) antara lain:
1. Armin Pane: Mengupas Kesusastraan Indonesia Baru
2. Adiegoro: Mengupas Revolusi dan Kebudayaan
3. Usmar Ismail: Mengupas Drama

[-] Dilarang Memasukan Link Aktif
[-] No Spam, Sara, Promosi
[+] Sopan dan Saling Menghargai
[+] Saya sangat menghargai komentar dari anda

~Selamat datang dan terimakasih telah berkunjung~
EmoticonEmoticon