13 Tips Cara Menulis Artikel Untuk Blogger Pemula

Menulis adalah bagian dari kegiatan seorang blogger. Tapi pada kenyataannya, banyak yang masih bingung bagaimana cara menulis artikel yang baik dan benar. Khususnya untuk blogger pemula yang masih dalam tahap belajar.

Jujur saja, saya sendiri tidak tau bagaimana cara menulis artikel yang baik dan benar untuk seorang blogger itu seperti apa. Karena saya bukanlah seorang penulis yang professional, saya hanya penulis artikel untuk blog pribadi yang berharap setiap tulisan yang saya buat memiliki struktur rapih, bisa bermanfaat dan enak dibaca.

Meskipun begitu, tidak ada salahnya dong kalo saya berbagi sedikit tips dari apa yang saya ketahui mengenai cara menulis artikel blog. Untuk lebih jelasnya kamu bisa menyimak ulasan berikut ini mengenai 10 tips cara menulis artikel untuk blogger pemula.

Berikut adalah 10 tips cara menulis artikel untuk blogger pemula.

1. Buatlah Judul Artikel Dengan Benar

Judul artikel adalah hal yang paling penting dan dapat mempengaruhi seseorang untuk tertarik terhadap suatu artikel. Tidak heran, banyak penulis artikel berlomba-lomba membuat judul artikel yang menarik untuk blognya agar mendatangkan banyak pengunjung.

Salah satu contoh yang bisa diambil adalah blog berita, dimana tidak hanya isinya yang informatif namun biasanya disertai juga judul yang membuat banyak orang penasaran. Tapi, ada juga blog berita yang memiliki judul yang memancing akan tetapi isi dari artikelnya tidak sesuai. Meskipun begitu, blog tersebut telah sukses mendapatkan banyak pengunjung hanya dengan memanfaatkan judul saja.

Dalam hal ini, membuat judul artikel dengan benar maksudnya adalah membuat sebuah judul yang benar-benar judul dan mewakilkan isi dari artikel. Sering kali blogger pemula memiliki ide untuk menulis akan tetapi bingung menentukan judul, sehingga cenderung membuatnya mengasal.

Salah satu kasus yang paling banyak ditemui adalah membuat judul yang sangat pendek ataupun terlalu Panjang. Sebagai contoh, ada sebuah judul seperti ini:

“Cara Membuat Kue Donat”

Coba kamu perhatikan judul tersebut, apakah menarik? Tentu tidak. Hanya bermodalkan judul sederhana seperti itu pastinya membuat orang malas untuk mengkliknya dan terkadang lebih memilih judul dari blog lain yang lebih menarik.

Misalkan seperti ini,

“Cara Membuat Kue Donat Yang Super Enak”

Bagaimana menurut kamu? Apakah judul kedua ini lebih baik dari judul yang pertama? Jawabannya tentu iya.

Karena pada judul kedua terlihat tambahan kata yang dapat memicu ketertarikan seseorang untuk mengklik dan melihat artikelnya. Karena logikanya, setiap orang mungkin saja bisa membuat donat, tapi belum tentu mereka bisa membuat donat yang super enak bukan?

Nah judul seperti itu yang akan membuat pengunjung tertarik terhadap artikel kamu.

Selain itu, judul juga tidak boleh terlalu Panjang. Buatlah judul artikel sekitar 6-8 kata, karena apabila artikel terlalu Panjang maka sebagian katanya akan tidak terlihat di mesin pencari dan itu sangatlah tidak baik.

Seperti contoh gambar dibawah ini yang memiliki judul dan kata yang panjang, sehingga menyebabkan judulnya menjadi terpotong.

Contoh Judul Artikel Blog Yang Kepanjangan
Contoh Judul Artikel Blog Yang Kepanjangan

Akan tetapi, judul artikel kamu masih tetap bisa terindeks oleh mesin pencari google, hanya saja terlihat kurang menjual kepada publik sehingga memungkinan pengunjung akan malas mengklik artikel kamu.

2. Jangan Menjadi Editor Untuk Diri Sendiri

Teruslah menulis, jangan berpikir tulisan kamu buruk ataupun tidak akan disukai oleh orang yang membacanya. Tulislah apapun yang ingin kamu tulis dan buatlah artikel terbaikmu.

Jangan kebanyakan mikir, jika kamu sudah memiliki niat untuk menulis yah tulis saja apapun kata-kata yang ada di pikiran kamu. Kamu tulis dan kamu olah dengan versi kamu sampai kamu berhasil membuat artikel dengan cara kamu sendiri.

Ketika sedang mengetik artikel, jangan selalu memperhatikan tulisanmu sudah benar atau belum. Hal itu bisa membuat kamu berhenti berfikir dan ide yang kamu pikirkan akan hilang begitu saja.

Maka dari itu, berhentilah menjadi editor untuk diri sendiri. Setelah tulisan kamu selesai, periksalah dan tambahkan apapun jika ada yang kurang dan hilangkan yang ingin kamu hilangkan.

Lalu lihat hasilnya, kamu telah menciptakan artikel terbaikmu dengan cara menulis kamu sendiri. Tidak perlu memikirkan atau meniru cara menulis orang lain, lakukan saja sesuai dengan keinginan kamu.

Terlebih lagi jika kamu pemula, jangan terlalu memaksakan untuk membuat artikel dengan Teknik-teknik khusus dengan alasan agar artikel bisa bersaing di mesin pencari. Jika kamu memikirkan hal itu, artikel kamu akan menjadi yang terburuk dengan isi yang tidak enak dibaca.

Setelah kamu merasa mampu untuk menulis dengan gaya penulisan versi kamu, belajarlah dengan perlahan, lakukan perubahan pada artikel kamu selanjutnya dengan menerapkan teknik-teknik penulisan yang sudah kamu pelajari.

Belajarlah SEO, belajarlah penggunaan kata kunci dalam penulisan jika kamu siap. Untuk sementara waktu jika kamu masih belajar, tulislah apapun yang ingin kamu tulis. Karena terkadang, beberapa artikel yang tidak menggunakan Teknik penulisan pun memiliki kesempatan yang jauh lebih baik untuk menempati posisi pertama halaman pencarian google.

3. Carilah Referensi Dari Blog Lain

Cari Referensi Dari Blog Orang Lain
Ilustrasi Mencari Referensi

Ketika ingin menulis artikel, terkadang ada saja permasalahan yang dihadapi. Khususnya bagi kamu yang masih belajar menulis artikel blog. Beberapa permasalahan yang sering terjadi adalah kehabisan ide sampai buntu ditengah jalan pada saat sedang menulis artikel.

Hal itu tentunya dapat dimaklumi, karena setiap penulis artikel blog pasti akan mengalaminya. Bahkan ada yang sampai bosan untuk menulis dan berhenti menulis untuk waktu yang tidak ditentukan.

Untuk mengatasi hal tersebut kamu bisa mencari referensi dari blog lain, sehingga kamu bisa memiliki ide penulisan bahkan memungkinkan kamu mendapatkan motivasi untuk menulis setelah membaca beberapa artikel dari blog lain yang ada di internet.

Kamu bisa mengutip artikel yang ada di blog lain lalu kamu rubah dengan gaya penulisan kamu, yang terpenting adalah jangan sampai kata-katanya sama dengan blog yang kamu kutip. Teknik ini sering disebut dengan rewrite, jadi sangat berbeda dengan kalimat mengcopy paste.

4. Jangan Pernah Melakukan Copy Paste

Copy Paste dalam penulisan artikel adalah salah satu pelanggaran hak cipta, karena telah menjiplak dan seakan-akan mengakui bahwa artikel tersebut adalah miliknya tanpa meminta izin terlebih dahulu.

Jika kamu tidak niat dan tidak memiliki tujuan untuk menjadi seorang blogger ataupun penulis konten, lebih baik berhenti. Jangan sampai dengan keberadaan kamu malah menghancurkan niat orang-orang yang serius sepenuh hati dalam mengelola blog.

Buat apa punya blog kalo isinya copy paste? Apa yang bisa dibanggakan?

Nah, untuk tindakan seperti ini sangat-sangat tidak diperoblehkan. Lebih baik menulis sesuatu yang berdasarkan hasil pemikiran kamu dan jika belum menemukan ide, teruslah mencari sampai kamu benar-benar menciptakan konten terbaik kamu.

5. Atur Permalink Artikel Dengan Benar

Artikel yang sudah selesai di tulis dan telah diterbitkan, akan memiliki sebuah permalink dimana permalink ini berfungsi sebagai pembeda antara artikel satu dengan artikel lainnya. Sehingga permalink setiap artikel pastinya berbeda-beda.

Permalink adalah sebuah identitas dari sebuah artikel, setiap artikel yang ada di internet memiliki sebuah permalink yang menunjukan kalo blog tersebut memiliki sebuah artikel yang telah dibuat oleh penulisnya.

Permalink juga bagian dari Teknik penulisan yang biasa disebut dengan SEO, agar artikel bisa bersaing di mesin pencari dan memungkinkan artikel yang dibuat berada di halaman pertama google.

Misalkan saya memiliki artikel dengan judul “Tips Cara Mengatasi Laptop Yang Lemot”, lalu permalinknya adalah sebagai berikut.

www.wendyandriyan.info/tips-cara-mengatasi-laptop-yang/

Perhatikan permalink diatas, terpotong begitu saja dan tidak tertarget sesuai dengan judul atau kata kunci yang kita inginkan.

Maksud dari mengatur permalink artikel disini adalah buat permalink yang benar-benar terarah dan jelas sehingga bisa membuatnya menjadi kata kunci, bukan sekedar permalink saja.

Coba perhatikan dengan permalink yang kedua berikut ini,

www.wendyandriyan.info/cara-mengatasi-laptop-yang-lemot/

Permalink yang kedua benar-benar menunjukan sebuah target atau kata kunci yang jelas, sehingga ketika seseorang mengetikan kata kunci “Mengatasi Laptop Yang Lemot”, akan ada 2 hal yang akan di identifikasi dan direkomendasikan oleh mesin pencari google, yaitu judul artikel dan permalink.

Pada dasarnya permalink akan otomatis terbuat dengan sendirinya, namun kamu bisa merubahnya menjadi lebih pendek, lebih panjang, tertarget dan apapun itu yang kamu inginkan.

Contoh Permalink Blogger
Contoh Permalink Blogger

Untuk mengubah permalink artikel, kamu bisa membaca artikel Cara Mengubah Permalink Blogger Tanpa Kehilangan Traffic

6. Menggunakan Story Telling

Menggunakan Storytelling Pada Artikel Blog
Ilustrasi Storytelling

Kamu bisa mencari di internet apa itu Storytelling dalam dunia penulisan. Tetapi untuk saya pribadi mengartikan Storytelling adalah sebuah cara penyampaian awal sebelum menyampaikan sesuatu.

Kamu bisa menyebutnya pendahuluan sebuah artikel, dimana isi dari artikel tidak langsung membahas ke intinya. Hal itu bisa membuat artikel kamu menjadi pendek, dan tidak menarik apabila langsung membahas pada bagian terpentingnya.

Jadi Storytelling ini akan membantu orang lain memahami artikel yang sudah kamu buat melalui penjelasan awal yang kamu berikan.

Tidak perlu menjelaskan secara Panjang pada awal artikel. Singkat, jelas dan padat juga sudah cukup untuk menjadi pembuka pada bagian awal artikel kamu.

7. Gunakan Gambar Pada Artikel

Gunakan Gambar Pada Artikel
Ilustrasi Menggunakan Gambar Pada Artikel

Tidak hanya penulis blog uyang memiliki rasa bosan, bahkan pembacapun sering kali merasakan bosan. Terlebih lagi jika artikel yang kamu buat memiliki pembahasan yang cukup Panjang.

Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa menggunakan gambar untuk mengalihkan rasa bosan saat membaca. Gambar juga bisa menjadi pemisah antara setiap kalimat pada artikel, agar pembaca tidak selalu berlanjut dengan melihat kata demi kata yang ada.

Terlebih lagi pada gambar biasanya memiliki warna, hal itu akan membuat rasa antusias membaca seseorang kembali lagi dibandingkan dengan selalu melihat artikel yang isinya hanya sebuah kata-kata saja tanpa adanya hiburan seperti gambar.

Usahakan gambar yang digunakan juga yang relavan atau yang sesuai dengan pembahasan artikel.

8. Gunakan Sub Heading

Sub heading adalah sub judul yang berada di dalam artikel dari judul utama sebuah artikel. Fungsinya sederhana yaitu untuk memisahkan setiap poin-poin pembahasan dan menyelamatkan pengunjung dari rasa bosan membaca.

Untuk contoh penggunaan sub-heading kamu bisa melihatnya pada setiap pembahasan di artikel ini. Sub-heading bukanlah sekedar tulisan atau judul semata, melainkan fitur yang ada pada setiap platform blog. Mau itu WordPress ataupun Blogger, sudah tersedia fitur untuk memberikan sub-heading.

9. Gunakan Bahasa Yang Mudah Dimengerti

Gunakan Bahasa Yang Mudah Dimengerti
Ilustrasi Menggunakan Bahasa Yang Mudah Dimengerti

Saya sendiri tidak tau apakah artikel yang saya buat ini sudah menggunakan Bahasa yang mudah dimengerti untuk kamu, tapi yang jelas menggunakan Bahasa yang mudah dimengerti sangatlah baik sehingga membuat pengunjung benar-benar mendapatkan informasi yang bermanfaat sesuai dengan apa yang dicarinya.

Coba bayangkan jika orang lain sedang mencari sesuatu di internet, padahal mereka ingin tau mengenai yang mereka cari, akan tetapi kamu menjelaskannya secara ribet sehingga pengunjung tidak mengerti dan membuatnya membuang-buang waktu.

Bahasa yang mudah dimengerti tidak perlu baku, terlalu sopan ataupun terlalu baik sesuai dengan aturan Bahasa dalam penulisan. Bahasa yang mudah dimengerti bisa kamu buat dengan gaya Bahasa apapun, yang terpenting pengunjung bisa tau maksud dari tulisan kamu.

10. Buatlah Artikel Sesuai Dengan Kemampuan Kamu

Terkadang ada beberapa orang yang ngeblog hanya ikut-ikutan saja, tidak memiliki ketertarikan tersendiri sehingga dalam membuat artikelnya sampai memaksakan diri meskipun tidak paham dengan materi yang dibahas.

Berusahalah membuat artikel yang sekiranya kamu kuasai materinya, agar kamu mudah dalam menjelaskannya. Hal itu lebih baik dari pada memaksakan diri untuk menulis sesuatu yang tidak dimengerti sama sekali yang akhirnya membuat proses menulis artikel terhambat.

Jika kamu memahami tentang teknologi, bahaslah artikel tentang teknologi. Jika kamu suka jalan-jalan dan bercerita, buatlah artikel mengenai travel atau perjalanan yang menyenangkan. Apapun yang kamu suka, kamu paham dan kamu nikmati, tulislah.

11. Belajarlah Membuat Artikel Dengan 500-1000 Kata

Pada umumnya, paling sedikit jumlah kata pada artikel adalah 300 kata, paling standarnya adalah 500 kata dan paling banyak adalah 1000 kata. Semakin banyak kata dalam artikel maka akan banyak kata kunci yang bisa dimasukan dan memiliki kemungkinan besar artikel akan berada di posisi halaman pertama google.

Tapi untuk blogger pemula yang masih belum terbiasa dengan jumlah kata yang banyak, buatlah artikel dengan jumlah kata semampunya saja. Jangan dipaksakan dan terus belajar mengembangkan diri dalam hal menulis artikel, karena memiliki banyak kata dalam artikel tidaklah wajib dilakukan.

12. Gunakan Tanda Baca Yang Tepat

Kalo tips menulis artikel blog yang satu ini sih sebenarnya suka-suka yang nulis aja sih, enaknya gimana. Cuma kalo diliat dari posisi pembaca, gak mungkin juga dong baca tulisan hanya dengan sekali tarikan nafas apabila tulisannya gak ada titik dan koma gitu.

Seperti yang sudah dijelaskan pada tips diatas, jangan menjadi editor untuk diri sendiri. Nah jika kamu ingin memperhatikan tanda baca pada artikel, kamu bisa melakukannya setelah artikel benar-benar selesai dan terpublish.

13. Jangan Menulis Artikel Dengan Paragraf Yang Panjang

Buatlah artikel dengan 3 atau 4 paragraf agar tulisan menjadi enak dibaca, tidak membuat mata pegal dan tidak membosankan.

Mengatur paragraf dalam penulisan blog juga membuat artikel kamu lebih terstruktur dan rapih dibandingkan dengan tulisan yang terdiri dari banyak paragraf.

Saya pribadi tidak akan membaca tulisan yang sekaligus diletakan pada satu paragraf saja, karena selain akan membosankan dan sakit mata, sering juga membuat saya lupa dimana posisi terakhir saya membaca tulisan tersebut.

Tapi ngomong-ngomong, artikel ini kan panjang. Kira-kira membosankan dan bikin sakit mata juga gak ya? hehehe… Nah itu dia 10 tips cara menulis artikel untuk blogger pemula, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menjadi referensi kamu untuk menulis artikel ya teman-teman.

Leave a Reply