Skip to main content

Jenis-Jenis RAM Komputer Beserta Penjelasannya

Jenis-jenis RAM yang digunakan pada komputer ataupun laptop tentunya memiliki bentuk dan spesifikasi yang berbeda, tergantung dari kebutuhan pengguna dan perangkat yang digunakan.

Sebagai media penyimpanan, peran RAM sangat penting dan harus ada pada komputer. Karena jika tidak terdapat RAM di dalam komputer maka komputer tidak bisa dijalankan, walaupun secara teknis komputer masih bisa dihidupkan.

Jadi, sebenarnya apa itu RAM?

Pengertian Ram, Jenis-Jenis Ram Beserta Penjelasannya

Pengertian RAM atau Random Access Memory adalah perangkat keras komputer  yang berfungsi untuk menyimpan data dari instruksi program yang akan dijalankan oleh prosessor.

Data yang disimpan sementara, karena ketika komputer dimatikan, RAM akan dikosongkan lalu akan diisi data baru yang diperlukan saat komputer dinyalakan dan dipergunakan.

Selain menyimpan data sementara, RAM juga berguna untuk mempercepat pemrosesan data pada komputer. Karena itu, kapasitas besar pada RAM sangat berpengaruh juga pada kecepatan penggoperasian komputer.

Setiap RAM memiliki jenis, bentuk dan kapasitas yang berbeda-beda. Berikut adalah jenis-jenis RAM pada komputer beserta penjelasannya.

1. DRAM

DRAM (Dynamic Random Access Memory)

DRAM atau Dynamic Random Access Memory merupakan memori semikonduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang ada di dalamnya. RAM ini memiliki kecepatan lebih tinggi dari EDO-RAM. Namun lebih rendah dibandingkan SRAM.

Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

Merupakan jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus disegarkan secara berkala oleh CPU agar tidak hilang.

Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.

2. SRAM

SRAM atau Static Random Access Memory adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah diskronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi dari pada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.

RAM ini berjenis memori semikonduktor yang tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. Ini juga sekaligus membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.

3. EDORAM

EDORAM (Extended Data Out Random Accsess Memory)

EDORAM atau Extended Data Out Random Accsess Memory ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang dari pada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz.

RAM ini dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan sehingga kecepataan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Umumnya digunakan pada PC terdahulu sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM.

4. SDRAM

SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)

SDRAM atau Synchronous Dynamic Random Access Memory adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah diskronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi dari pada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.

5. RDRAM

RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)

RDRAM atau Rambus Dynamic Random Access Memory jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.

RAM ini salah satu tipe dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RDRAM memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.

6. NVRAM

NV-RAM (Non-Volatile Random Access Memory)

NVRAM atau Non-Volatile Random Access Memory adalah jenis RAM yang menyimpan informasi ketika daya dimatikan. NVRAM adalah 24 kecil pin DIP (Dual Inline Package) chip sirkuit terpadu dan dengan demikian dapat memperoleh daya yang dibutuhkan untuk tetap berjalan dari baterai CMOS terpasang pada motherboard.

RAM ini menggunakan baterai Litium di dalamnya sehingga data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun catu daya dimatikan.

7. DDR SDRAM

DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Acces Memory)

DDR SDRAM atau Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Acces Memory ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.

8. SO-DIMM

SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module)

SO-DIMM atau Small Outline Dual In-Line Memory Module merupakan jenis memory yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk fisiknya kira-kira setengah dari besar DDR biasa sehingga dapat lebih menghemat ruang yang tentunya sangat berharga pada perangkat mobile seperti notebook.

Perkembangan generasi SO-DIMM biasanya sejalan dengan perkembangan RAM untuk komputer desktop. Ketika DDR3 SDRAM diluncurkan dipasaran, DDR3 SO-DIMM juga ikut diluncurkan. Modul tersebut menggunakan slot yang memiliki 204 pin.

Sekian artikel mengenai jenis-jenis ram beserta penjelasan dan gambarnya, semoga bermanfaat.

Oldest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->