5 Kota Yang Menerapkan Konsep Smart City Di Indonesia

5 Kota Yang Menerapkan Konsep Smart City Di Indonesia

Smart city adalah sebuah konsep kota cerdas yang dapat membantu masyarakat dalam mengelola sumber daya yang ada secara efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatannya atau pun mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya. Smart city di Indonesia sudah diterapkan di  beberapa kota besar, salah satunya adalah smart city Surabaya.

Smart city merupakan sebuah impian dari hampir semua negara di seluruh dunia. Dengan adanya smart city, berbagai macam data dan informasi yang berada di setiap sudut kota dapat dikumpulkan melalui sensor yang terpasang di setiap sudut kota, kemudian dianalisis dengan aplikasi cerdas, selanjutnya disajikan sesuai dengan kebutuhan pengguna melalui aplikasi yang dapat bebas diakses oleh berbagai jenis gadget. 

Melalui gadget pengguna, secara interaktif pengguna juga dapat menjadi sumber data, dengan mengirim informasi ke pusat data untuk dikonsumsi oleh pengguna yang lainnya.

Konsep Smart City

1. Sebuah  kota  berkinerja  baik  dengan  berpandangan  ke  dalam  ekonomi, penduduk, pemerintahan, mobilitas, lingkungan hidup masyarakat setempat

2. Sebuah  kota  yang  mengontrol  dan  mengintegrasi  semua  infrastruktur termasuk jalan, jembatan, terowongan, rel, kereta bawah tanah, bandara, pelabuhan,  komunikasi,  air,  listrik,  dan  pengelolaan  gedung bahkan fasilitas publik lainnya. Dengan begitu, akan  dapat  mengoptimalkan  sumber  daya  yang  dimilikinya  serta merencanakan tindakan pencegahannya.  Kegiatan  pemeliharaan  dan  keamanan dapat dipercayakan kepada penduduknya.

3. Smart  city  dapat  menghubungkan seeluruh infrastuktur  fisik,  infrastruktur  IT, infrastruktur  social,  dan  bisnis  infrastruktur  untuk  meningkatkan tingkat kecerdasan kota.

4. Smart city membuat kota menjadi lebih efisien dan layak huni.

5. Penggunaan smart computing untuk membuat smart city dan fasilitasnya  meliputi  bidang pendidikan,  kesehatan,  keselamatan  umum,  transportasi  yang  lebih cerdas, yang saling berhubungan dan efisien.

Cara Kerja Smart City

1. Infrastruktur yang Memadai
Air dan listrik memiliki pasokan yang terjamin, sanitasi dan pengelolaan limbah padat, mobilitas perkotaan yang lebih efisien dan transportasi umum, konektivitas IT yang kuat, partisipasi e-goverment dengan warga, serta keselamatan dan keamanan warga.

2. Solusi-Solusi Cerdas

Informasi publik, pengaduan ganti rugi, pelayanan elektronik, keterlibatan warga, limbah menjadi energi dan bahan bakar, limbah kompos, pengobatan 100% air limbah, meteran cerdas, manajemen, pemantauan kualitas air, sumber energi terbarukan, energi dan bangunan hijau , parkir cerdas, serta sistem manajemen lalu lintas cerdas.

3. Pengembangan Secara Berkelanjutan

Langkah berikutnya adalah identifikasi beberapa kota lain baik dari sistem yang sudah diterapkan, maupun hal lain. Dengan begitu, perkembangan dan perbaikan menuju kota yang lebih bik akan dapat dilakukan.

4. Melakukan Pembangunan Berbasis Daerah

  • Perencanaan di daerah built-up yang ada di bangsal kota, serta mempersiapkan rencana dengan partisipasi warga.
  • Memperkenalkan solusi cerdas dalam area kosong menggunakan perencanaan yang inovatif dan kreatif.
  • Penggantian area built-up dan mempersiapkan rencana layout baru dengan peningkatan infrastruktur dengan metode penggunaan lahan campuran.

Di Indonesia telah ada beberapa kota yang sudah menerapkan konsep smart city diantaranya:
  1. DKI Jakarta
  2. Bandung
  3. Balikpapan
  4. Makasar
  5. Surabaya

1. DKI Jakarta

Telah membuat sebuah portal untuk Warga DKI Jakarta yang bisa dilihat di : http://smartcity.jakarta.go.id/.

2. Bandung

  • Telah terdapat sekitar 5000 wifi disetiap ruang public.
  • Pelayanan public melalui jaringan sosial media seperti twitter.
  • Setiap dinas memiliki data digital yang mudah diakses.
  • Adanya kartu parkir berbayar.
  • Sistem smart goverment dengan mengupgrade sistem di pemerintahan dari paper ke paperless dengan sistem informasi yang user friendly.
  • Bandung akan memiliki kota pintar yang akan dinamai Bandung Technopolis seluas 400 hektar. Kota pintar di Gede Bage itu nantinya akan menjadi prototipe penerapan smart city yang lain di Indonesia.

3. Balikpapan

  • Balikpapan didirikan data center terbesar yang ada di indonesia
  • Kota yang berbasis cerdas teknologi ini akan menghasilkan kreativitas digital ( Digital Creative Center) bagi para pengguna teknologi yang ada di Kalimantan timur, khususnya di Balikpapan.
  • Data center di Balikpapan sudah mengalahkan Luas data center yang ada di Surabaya (5.500 m2), sentul (8.000 m2) serta serpong (20.000 m2).

4. Makasar

  • Jalan Layang di Pantai Losari Dari Belakang HGM (Hotel Golden Makassar) ke Depan Benteng Rotterdam.
  • Smart Hospital, yaitu dengan menambahkan perangkat sensor pada pasien (location tracking devices) dan papan status yang ditempatkan di ruang tunggu untuk melacak keberadaan pasien (electronic status board).
  • Smart Parking Censor Platform, fitur mengisi bensin dan menambahkan fitur cuci kendaraan dan servis kendaraan.
  • Di Balikpapan, Telkom juga berencana membangun pusat kreativitas digital (digital creative center), sebagai fasilitas berbasis teknologi yang canggih.
  • 1.000 titik akses koneksi internet berbasis wireless melalui @wifi.id yang bisa diakses di berbagai lokasi di Balikpapan.

Yang Terakhir adalah Smart City Surabaya

5. Surabaya

  • Kota Surabaya adalah kota yang memenangkan ajang Smart City Award 2011 yakni Smart Environment, Smart Living, serta Smart Governance.
  • Di Surabaya banyak terdapat open space, bahkan surabaya sudah meningkatkan ruang terbuka hijau menjadi sebesar 40%. Salah satu taman di Surabaya membuat kota Surabaya mendapat penghargaan dari adiwiyata dan taman terbaik di Asia.
  • Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus ekploratoris yang berbekal sedikit teori dan mengeksplorasi fenomena berbagai kasus. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa proses pembangunan Kota Surabaya menuju Smart City berkembang sangat pesat.

E-goverment di Surabaya sudah mencakup Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah, e-SDM, e-Monitoring, e-education, e-permit, e-office, e-health,e-dishub, serta Media Center serta Sistem Siaga Bencana.

Dilihat dari banyaknya sub yang di hadirkan pada program e-goverment tadi, bisa disimpulkan bahwa kota Surabaya adalah yang paling maju dalam mengimplementasikan tren smart city dan juga sistem IoT, dengan kesemuanya terkoneksi pada internet.

Untuk Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah terdiri dari beberapa poin yakni e-musrenbang yang disusun untuk mendukung sinergi perencanaan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Hadir pula e-budgeting, e-project, e-procurement, e-delivery, e-controlling, e-performance unuk melihat performa dari para staff pemerintahan yang ada di Surabaya. 

Para staff ini nantinya akan mendapatkan nilai dari kinerja mereka yang terpantau. Selain itu, ada juga e-SIMBADA, e-payment, e-tax, e-Audit dan fasum-fasos, yang memiliki fungsi yakni untuk memantau serta terkait dengan pengadaaan fasilitas umum dan sosial di Surabaya.

Sementara untuk E- SDM, fitur ini mengurusi beberapa hal seperti test CPNS, gaji berkala, kenaikan pangkat, mutasi serta pensiun bagi para staff tenaga kerja. E-SDM ini memungkinkan para staff pemerintahan di Surabaya mulai dari level terkecil, untuk mengakses semuanya melalui jalur internet yang mudah diakses.

E-Education, yang akan membawahi berbagai urusan seperti penerimaan siswa baru, tryout online, rapor online, serta penerimaan kepala sekolah online serta radio visual.

E-Monitoring yang bertujuan untuk memonitor keadaan di Surabaya secara real-time, dengan mengkoneksikan CCTV/SITS, untuk penertiban reklame, pajak dan retribusi, Operasi yustisi, Monitoring sampah serta kegiatan monitoring pemakaman.

E-Office yang berfungsi untuk mengakomodir kebutuhan e-surat dan e-jadwal, sehingga meminimalisir bahkan meniadakan penggunaaan kertas. Yang mana hal ini dapat mempersedikit beban sampah serta perawatan lingkungan.

Hadir juga E-Health, yang memungkikan warga untuk tidak perlu antri di puskesmas, karena bisa menjadwalkan kapan ingin berobat disana serta dapat menunggu dari rumah. Nantinya, jika para warga dirujuk ke rumah sakit terdekat, mereka tidak perlu membawa surat rujukan, karena pihak rumah sakit dapat memeriksanya dengan menggunakan perangkat tablet.

E-Permit yang berguna untuk mengurus segala macam perizinan secara online seperti, pernikahan, surat kematian, akta lahir dan perizinan lainnya.

E-Dishub yang diperuntukan bagi Uji Kir, arus lalu lintas, parkir, perijinan, terminal serta angkutan yang ada.
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Komentar anda sangat berpengaruh untuk kemajuan blog sederhana ini, silahkan berikan saran, kiritik atau apapun itu untuk perkembangan blog kedepannya. Bijaklah dalam berkomentar untuk melihat seberapa bijak anda.

Selamat datang dan salam hangat dari saya~