Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Dampak Negatif Sering Mengganti Template Blog

Untuk memberikan kesan terhadap pengunjung blog, sering kali kita mengganti template blog terlalu sering untuk mendapatkan tampilan yang menarik dan fitur yang lengkap, tanpa mengetahui terlebih dahulu apa dampak negatif yang terjadi akibat terlalu sering mengganti template blog.

Loading yang lambat, struktur template yang berantakan, hingga rasa bosan yang menghampiri menjadi salah satu faktor yang membuat kita mengganti template blog.

Ditambah setiap tahunnya, template baru selalu hadir dengan tampilan yang memiliki ciri khas tersendiri dan membuat yang melihatnya ingin segera menggunakannya.

7 Dampak Negatif Sering Mengganti Template Blog

Tidak heran jika sering tergoda dengan template baru yang biasanya memiliki tampilan lebih modern dan terlihat lebih keren dengan berbagai fitur terbarunya, dibandingkan dengan template yang sedang digunakan.

Sah-sah saja memang jika ingin mengganti template blog sesering mungkin, tapi yang harus kamu ketahui adalah ada dampak negatif yang bisa kamu rasakan ketika terlalu sering mengganti template blog.

7 Dampak Negatif Sering Mengganti Template Blog

Mengubah template blog berarti memiliki struktur tampilan yang berbeda juga, hal ini yang membuat terlalu sering mengganti template blog adalah kegiatan yang kurang bagus dan bahkan ada dampak negatifnya. Berikut adalah beberapa dampak negatif akibat terlalu sering mengganti template blog.

1. Menurunya Vistor Blog

Visitor Blog Menurun Karena Terlalu Sering Mengganti Template

Ketika kamu mengganti template blog, penurunan vistor pasti akan terjadi. Hal ini dikarenakan setiap template blog memiliki struktur yang berbeda, lalu memaksa search engine untuk melakukan pengindeksan ulang terhadap template baru yang digunakan.

Hal itu akan menyebabkan search engine mengalami kebingungan untuk mengindeks artikel yang sudah kita terbitkan yang menyebabkan posisi artikel turun dan menurunya visitor blog.

Tapi, ada beberapa kasus visitor akan kembali menjadi normal dan ada juga visitor yang mengalami penurunan, bahkan visitor setiap harinya semakin berkurang.

2. Blog Menjadi Berantakan

Blog Menjadi Berantakan Akibat Terlalu Sering Mengganti Template Blog

Jika pada template sebelumnya blog kamu sudah berkembang pesat, dengan berbagai fitur dan widget di dalamnya. Maka setelah mengganti template blog, sering kali yang akan kamu alami adalah blog menjadi berantakan.

Seperti posisi widget berubah, beberapa fungsi hilang, fitur tidak tersedia dan lain sebagainya.

Terlebih lagi jika kamu sering mengganti template blog yang di dapatkan dari internet, bisa jadi template tersebut telah disisipkan sesuatu yang akan membuat blog kamu berantakan, seperti adanya iklan atau beberapa link yang tidak diinginkan mungkin.

3. Capek dan Buang-Buang Waktu

Terlalu Sering Mengganti Template Blog Akan Membuang-Buang Waktu

Tanpa dijelaskanpun kamu pastinya sudah paham resiko dari mengganti template yaitu waktu kamu akan terbuang sia-sia.

Kamu harus merapihkan tampilan blog lagi sesuai dengan yang kamu inginkan, seperti memasang widget baru, memindahkan kode verifikasi google, memasang iklan google adsense dan lain sebagainya. Sungguh kegiatan yang membuang-buang waktu dan membuat kamu capek tentunya.

Dari pada dipakai untuk gonta-ganti template dan fokus ke tampilan saja, lebih baik waktunya digunakan untuk membuat artikel yang jelas-jelas lebih bermanfaat.

4. Menurunkan Nilai SEO

Menurunkan Nilai SEO

Seo adalah bagian terpenting yang mempengaruhi posisi blog dan artikel pada search engine. Seo bukan hanya berada pada artikel saja, template blog pun mendukung adanya faktor SEO.

Penurunan nilai SEO yang disebabkan oleh seringnya mengganti template blog terjadi akibat search engine yang harus melakukan pencocokan ulang terhadap struktur template blog yang baru dengan yang lama.

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa setiap template memiliki strukut yang berbeda, bisa jadi struktur template baru lebih bagus atau bisa juga lebih buruk.

5. Membuat Visitor Bingung

Mengganti Template Membuat Pengunjung Bingung

Setiap blog biasanya memiliki pengunjung setia yang sering kali datang untuk sekedar membaca ataupun untuk memenuhi kebutuhan mereka akan adanya informasi yang telah disampaikan pada blog kamu.

Kebingungan yang terjadi pada visitor terlihat dari tampilan blog yang berbeda, sehingga visitor harus menyesuaikan kembali diri mereka terhadap tampilan blog yang baru.

Jika tampilan blog yang baru lebih buruk dari tampilan blog yang lama, maka faktor ini juga yang membuat pengunjung mengalami pengurangan akibat terjadinya pergantian template blog yang terlalu sering.

6. Membuat Malas Menulis Artikel

Membuat Malas Menulis Artikel

Terlalu sibuk merhatiin tampilan blog akan membuat kamu malas menulis artikel, sekalinya ingin menulis artikel kamu akan sulit mendapatkan ide untuk menulis dan kamu akan lupa cara menulis dengan versi terbaik kamu.

Jika berhasil sekalipun, artikel yang kamu buat tidaklah sesempurna ketika kamu lebih fokus pada artikel saja. Karena disini pikiran kamu akan terbagi antara membaguskan tampilan blog atau mengisi blog kamu dengan artikel.

7. Menurunkan Kecepatan Loading Blog

Menurunkan Kecepatan Loading Blog

Dampak negatif terlalu sering mengganti template yang paling sering ditemui adalah menurunnya kecepatan loading blog. Jika setelah mengganti template ternyata loading blog menjadi berat, hal itu dikarenakan setiap template memiliki struktur kode yang berbeda-beda.

Maka dari itu, pastikan template yang kamu gunakan benar-benar bagus dari segi tampilan maupun struktur kode yang tertata dengan baik. Sehingga membuat kamu terhindari untuk melakukan pergantian template yang terlalu sering. 

Kesimpulan

Mengganti template bukanlah hal yang buruk, hanya saja jika dilakukan terlalu sering maka akan memiliki dampak negatifnya yang membuat blog kamu susah berkembang.

Jika kamu sudah menemukan sebuah tampilan yang menurut kamu cocok dan dengan tampilan itu blog kamu bisa berkembang, maka kamu tidak perlu lagi mengurusi bagian tampilan blog kamu.

Fokuslah pada artikel dan bagaimana cara kamu mendapatkan pengunjung blog yang banyak, karena dengan begitu blog kamu akan menjadi berkembang dan sukses.

Bagaimanapun juga, konten adalah raja dan konten yang berkualitas adalah raja dari segala raja. Jadi pastikan kamu harus bisa adil antara memperhatikan tampilan blog dengan membuat artikel yang berkualitas.

Nah itu dia penjelasan mengenai 6 dampak negait sering mengganti template blog, semoga artikel ini bisa bermanfaat dan membuka pemikiran kamu bahwa blog tidak selalu tentang tampilan saja, melainkan ada artikel yang harus diperhatikan juga.

Wendy Andriyan
Wendy Andriyan Penulis amatiran yang berusaha berbagi dengan sesama melalui tulisan.

Posting Komentar untuk "7 Dampak Negatif Sering Mengganti Template Blog"