Skip to main content

Pengertian Softcopy dan Hardcopy Beserta Contohnya

Pengertian Softcopy dan Hardcopy Beserta Contohnya

Dalam dunia komputer, kita akan mengenal pengertian softcopy dan hardcopy yang merupakan bagian dari jenis file. Istilah tersebut dibuat untuk membedakan antara file yang masih mentah dengan file yang telah diolah, sehingga pengguna komputer nantinya dapat dengan mudah memahaminya.

Berbicara mengenai softcopy dan hardcopy, seharusnya sudah tidak asing lagi untuk di dengar. Khususnya bagi pelajar dan pegawai yang sering kali berurusan dengan berbagai macam bentuk file.

Tapi untuk orang awam, tentunya masih kurang familiar mengenai apa itu softcopy dan hardcopy. Mengingat pengguna komputer bukanlah orang-orang yang sudah mahir saja.

Maka dari itu pada artikel ini saya akan menjelaskan pengertian softcopy dan hardcopy beserta contohnya agar kamu lebih mengetahui perbedaannya, kelebihannya dan kekurangannya.

Pengertian Softcopy

Pengertian softcopy adalah file yang dibuat menggunakan media elektronik seperti komputer dan laptop kemudian disimpan ke dalam media penyimpanan seperti harddiskflashdisk atau penyimpanan online.

Softcopy juga merupakan salinan dari hardcopy yang masih mentah dan biasanya masih dalam proses pengolahan. Setelah selesai diolah, selanjutnya softcopy bisa menghasilkan banyak salinan baik itu dalam bentuk yang sama ataupun dalam bentuk hardcopy (cetak) dengan bantuan perangkat keras printer.

Bentuk dari softcopy adalah digital, yang artinya hanya bisa dilihat dan tidak bisa diraba. Kurang lebih mirip seperti perangkat lunak atau software.

Softcopy biasa digunakan untuk mengirim tugas atau laporan melalui email. Cara ini menjadi alternatif paling efesien dalam melakukan pertukaran data tanpa harus bertemu secara langsung.

Contoh Softcopy

Ketika kamu membuat dokumen baru menggunakan Microsoft Word, lalu kamu menyimpannya dalam format .docx atau PDF. Ketika berhasil disimpan, file dengan format .docx tersebutlah yang dikatakan softcopy.

Dokumen seperti data pegawai dalam microsoft excel yang disimpan dalam format .xlsx dan microsoft powerpoint dalam format .ppt pun disebut dengan softcopy. Bahkan sampai file berbentuk gambar dan hasil desain photoshop pun disebut dengan softcopy.

Contoh lainnya ketika kamu menulis sebuah novel di Microsoft Word, nah file tersebut juga bisa disebut dengan softcopy.

Intinya, selama file tersebut hanya bisa dilihat secara digital saja melalui layar monitor, bisa disimpan, bisa diedit sampai selesai, maka itu disebut dengan softcopy.

Berikut adalah beberapa contoh softcopy:

  1. .Docx
  2. .Xlsx
  3. .Ppt
  4. .PDF
  5. .PSD
  6. File Gambar (JPG dan PNG)
  7. Dan lain sebagainya.

Kelebihan Softcopy

Kelebihan Softcopy

Adapun kelebihan softcopy yang bisa kamu rasakan ketika menggunakannya, berikut adalah kelebihannya.

  1. Mudah untuk mengirim data melalui email maupun sosial media seperti WhatsApp.
  2. Mudah untuk menyimpan data tanpa harus memiliki tempat penyimpanan fisik.
  3. Mudah untuk menyalin data fisik ke dalam data digital.
  4. Bisa dibawa, digunakan dan di edit kapan saja.
  5. Dapat di duplikat sebanyak mungkin untuk meminimalisir kehilangan data.

Kekurangan Softcopy

Satu-satunya kekurangan softcopy yang bisa kamu rasakan dampaknya adalah mudah untuk terhapus. Misalkan pada saat kamu kurang teliti saat menghapus file, komputer terkena virus ransomware, sistem komputer rusak sampai media penyimpanan harddisk error pun dapat membuat softcopy terhapus.

Tapi tenang saja, kamu masih bisa mengatasinya dengan menduplikatnya dan menyimpannya ke berbagai media penyimpanan, baik itu flashdisk, CD, harddisk eksternal sampai cloud storage.

Pengertian Hardcopy

Pengertian Hardcopy adalah file berbentuk fisik dari hasil pengolahan softcopy melalui tahap percetakan menggunakan perangkat keras printer.

Suatu file yang berbentuk fisik, dapat dilihat dan diraba dapat disebut dengan hardcopy. Umumnya hardcopy menggunakan media fisik kertas untuk menampilkan informasi berupa persyaratan, ketentuan hingga suatu perjanjian.

Sebelum ada komputer dan printer, hardcopy dibuat menggunakan mesin ketik. Dimana hasil ketikan bisa langsung melekat pada media kertas dan media tersebutlah yang disebut dengan hardcopy.

Contoh Hardcopy

Ketika kamu membuat sebuah makalah menggunakan Microsoft Word dan mencetaknya menggunakan printer, hasil cetakan tersebutlah yang dinamakan hardcopy. Karena sebelumnya berbentuk digital, lalu diproses hingga berbentuk fisik.

Berikut adalah beberapa contoh hardcopy:

  1. Buku
  2. Kartu Nama
  3. Majalah
  4. Banner
  5. Spanduk
  6. Kertas Laporan Data Pegawai
  7. Hardcover Skripsi
  8. Makalah
  9. Jurnal Cetak
  10. Katalog
  11. Dan sebagainya.

Kelebihan Hardcopy

  1. Bisa dijadikan sebagai bukti perjanjian sah yang terdapat tanda tangan dan materai.
  2. Sebagai media promosi dan informasi.
  3. Sebagai pengingat atau catatan.
  4. Sebagai bahan baca atau belajar.
  5. Dapat meningkatkan minat baca seseorang.

Kekurangan Hardcopy

  1. Membutuhkan Biaya Cetak.
  2. Kurang Efesien Waktu Ketika Mengirimkan Data.
  3. Mudah Rusak.
  4. Mudah Dibuat Hingga Dipalsukan.
  5. Sering kali malas untuk dibaca.

Akhir Kata

Sampai sini kamu sudah paham mengenai pengertian softcopy dan hardcopy beserta contoh, kelebihan dan kekurangannya. Dari bentuknya saja kamu bisa membedakannya dengan mudah. Berdasarkan penggunan kedua jenis file ini pun tergantung dari kebutuhan masing-masing orang, jadi baik softcopy maupun hardcopy saling berkaitan. Semoga bermanfaat.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->