Cara Membuat Artikel di WordPress Untuk Pemula

Setelah berhasil menginstall dan membuat website di WordPress, langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat artikel di WordPress untuk mengisi konten pada website tersebut.

Cara membuat artikel di WordPress pada umumnya sangat mudah, hanya saja untuk pemula yang baru mencoba menggunakan platform WordPress, tentunya akan sedikit membingungkan.

Mengingat ada banyak sekali menu yang terlihat pada bagian dashboard-nya. Terlebih lagi kalo kamu install plugin WordPress, maka menu pada dashboard tersebut akan ikut bertambah.

Tapi tenang saja, jangan khawatir. Pada artikel ini saya akan mencoba menjelaskan secara lengkap bagaimana cara membuat artikel di WordPress, beserta semua fungsi yang ada pada text editor untuk membuat artikel di WordPress.

Cara Membuat Artikel di WordPress

Sebelum mengikuti cara ini, pastikan kamu telah menginstall dan membuat website di WordPress. Entah itu di localhost menggunakan XAMPP, ataupun di penyedia layanan hosting yang kamu sewa. Lalu, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Masuk ke dashboard WordPress.

2. Pilih menu Posts dan klik Add New.

Masuk ke Dashboard Untuk Membuat Artikel di WordPress

3. Pada Text Editor, masukan judul dan tulis sebuah artikel. Setelah selesai, klik Publish untuk mempostingnya.

Cara Menulis Artikel di Text-Editor WordPress

Seandainya artikel belum selesai, kamu bisa klik menu Save Draft atau bisa juga mengklik menu Preview untuk melihat hasilnya sebelum kamu mempostingnya. Sampai sini kamu sudah berhasil membuat artikel di WordPress, silahkan buka website kamu untuk melihat hasilnya.

Untuk beberapa kasus, tampilan text editornya ada yang berbeda seperti gambar diatas. Hal itu dikarenakan, WordPress telah mengupdate versinya lebih tinggi dan lebih baik dari sebelumnya, sehingga tampilan text editor pun ikut berubah menjadi versi terbaru.

Tapi sayangnya, untuk sebagian orang yang tidak terbiasa dengan tampilan baru tersebut, akan kurang nyaman dan sedikit membingungkan pada saat digunakan. Maka dari itu, kamu bisa mencoba text editor WordPress versi lama dengan menginstall plugin classic editor, sama seperti gambar diatas.

Menambahkan Gambar di WordPress

Setelah mengetahui cara membuat artikel di WordPress, kamu juga perlu mengetahui cara menambahkan gambar di artikel WordPress. Karena tanpa adanya gambar, artikel akan terasa membosankan.

Coba bayangkan, seandainya kamu membuat artikel tutorial, dimana terdapat langkah demi langkah yang harus kamu jelaskan, tetapi tidak memperlihatkan caranya menggunakan gambar, hanya sekedar tulisan saja. Apakah nanti pembaca akan mudah mengerti? tentunya tidak.

Maka dari itu, perlu adanya satu atau dua gambar yang harus ditambahkan pada artikel sebagai perlengkap agar artikel terlihat lebih menarik dan jelas dalam penyampaiannya pada saat artikel tersebut diposting.

Berikut adalah cara menambahkan gambar pada postingan artikel WordPress.

1. Pada Text Editor WordPress, pilih  menu Add Media.

2. Selanjutnya pilih Upload Files, klik Select Files, pilih gambar dan klik Insert inti post.

Cara Menambahkan Gambar di Artikel WordPress

3. Selesai, sampai sini kamu sudah berhasil menambahkan gambar di dalam postingan artikel.

Cara lain untuk menambahkan gambar tanpa harus menguploadnya adalah dengan memanfaatkan fitur Insert from URL. Artinya, kamu hanya perlu memasukan link URL gambarnya saja dan secara otomatis akan muncul dengan sendirinya.

Tapi kelemahannya adalah, jika sumber gambar dari URL tersebut terhapus, maka gambar di dalam postingan juga akan ikut terhapus.

Selain gambar, kamu juga bisa memasukan berbagai media lainnya, seperti video dan musik. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan artikel yang akan kamu buat. Jangan sampai, memasukan hal-hal yang tidak penting, karena akan memakan banyak memori penyimpanan hosting dan juga bisa memberatkan postingan.

Menambahkan Categories dan Tags di WordPress

Kategori dan Tag adalah salah satu fitur yang dimiliki oleh WordPress untuk mengelompokan suatu postingan. Kolom pilihan ini terletak disebelah kanan text editor, tepat dibawah kolom untuk mempublish artikel.

Menambahkan Categories dan Tags pada Artikel WordPress

Tidak menggunakannya pun tidak masalah selama postingan yang kamu buat hanya memiliki satu niche (pembahasan) saja. Jika lebih, disarankan untuk menggunakannya. Fitur ini juga bagian dari peta situs website yang membantu pembaca untuk menemukan artikel berdasarkan pembahasannya.

Pengelompokan artikel berdasarkan kategori dan tag juga tentunya akan mempermudah kamu dalam membuat menu dan sub-menu nantinya.

Menambahkan Featured Image di WordPress

Setiap postingan memerlukan yang namanya thumbnail, yaitu sebuah gambar yang mewakilkan isi dari postingan. Tanpa thumbnail, artikel yang tampil pada halaman depan website hanya berupa judul saja dan membuat artikel tersebut akan terlihat kurang menarik untuk di klik oleh pembaca.

Contoh Thumbnail Pada Postingan WordPress

Kolom untuk menambahkan thumbnail pada postingan WordPress terletak disebelah kanan bawah dari text editor. Masih dalam satu barisan dengan kolom publish, categories dan tags. Pilih Set featured image, pilih gambar dan selesai.

Contoh Menambahkan Featured Image di WordPress

Mengganti Permalink Postingan di WordPress

Biasanya permalink akan mengikuti judul postingan, tapi kamu bisa mengubahnya secara manual agar lebih SEO Friendly dan mengandung kata kunci. Klik edit pada bagian permalink, letaknya dibawah kolom untuk mengisi judul postingan.

Mengganti Permalink Postingan di WordPress

Kesimpulan

Menulis artikel bukanlah pekerjaan yang mudah, perlu sedikit berfikir untuk merangkai kata dan menyusunnya menjadi kalimat-kalimat yang nyaman untuk dibaca oleh manusia ataupun mesin pencari.

Setelah mengikuti tutorial ini, kamu telah paham bagaimana cara membuat artikel di WordPress beserta fungsi fitur yang digunakan untuk mendukung proses penulisan artikel. Langkah selanjutnya kamu hanya perlu memahami bagaimana cara mengelola website menggunakan WordPress lebih jauh lagi, karena masih banyak hal yang bisa dibuat.

Mungkin cukup hanya sekian penjelasannya, semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang masih belajar, semoga berhasil dan terus berkembang.

Leave a Comment