Cara Menurunkan Spam Score Blog

Cara menurunkan spam score blog ini merupakan pengalaman pribadi saya saat mengelola blog ini dan ternyata berhasil dalam beberapa hari saja, ya kira-kira sekitar tiga hari atau sekitar satu minggu.

Saya sendiri yang awalnya kurang perhatian dengan blog, langsung melakukan perbaikan setelah mengetahui dampak dari spam score sangat mengerikan jika dianggap sepele.

Terlebih lagi blog saya telah memiliki spam score sebesar 11%, yang membuat saya sedikit was-was. Karena dikhawatirkan akan meningkat lagi, yah walaupun pada akhirnya berhasil diturunkan menjadi 1%.

Istilah spam score dalam dunia blog sudah tidak asing untuk di dengar, dimana untuk menilai suatu blog berkualitas atau tidak, bisa dilihat hanya dari nilai spam scorenya.

Lalu sebenarnya apa itu spam score? apa penyebabnya dan bagaimana dampaknya negatifnya?

Buat kamu yang belum mengetahuinya, saya akan menjelaskan apa itu spam score menggunakan bahasa yang mudah dipahami berdasarkan apa yang saya ketahui.

Pengertian Spam Score Blog

Spam Score adalah semacam persentase terhadap nilai spam yang ada pada blog. Dimana persentase ini akan dijadikan tolak ukur apakah blog tersebut berkualitas dan layak dipertahankan di search engine atau tidak

Pada umumnya, spam score ini dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu:

1. 1% – 11% dengan status rendah.

2. 30% – 60% dengan status sedang.

3. 61% – 100% dengan status tinggi.

Semakin tinggi nilai spam score, maka akan semakin buruk kualitasnya dan semakin tidak ada harapan untuk bersaing di search engine.

Spam Score Blog Wendy

Penyebab Spam Score Blog Tinggi

Tingginya nilai spam score diakibatkan oleh beberapa hal, berikut adalah penjelasan mengenai penyebab tingginya spam score.

1. Komentar Spam

Komentar adalah bagian terpenting dari blog, dimana pemilik blog bisa berinteraksi dengan para pengunjung dan juga sarana untuk mendapatkan feedback berupa saran ataupun kritik.

Tapi ada beberapa orang yang memanfaatkannya untuk hal yang tidak baik, seperti meletakan link aktif pada blog melalui kolom komentar untuk keperluan backlink. Ada juga pengunjung yang meninggalkan komentar, lalu komentar tersebut dihapus.

Hal-hal seperti itu yang akan dianggap sebagai spam di blog kita.

2. Backlink Yang Buruk

Backlink sebenarnya sangat penting apabila kualitanya juga baik. Akan tetapi, backlink yang buruk bisa menyebabkan blog menjadi buruk juga dan bisa terdeteksi spam apabila terlalu berlebihan.

3. Terlalu Banyak Backlink

Sebenarnya memiliki banyak backlink itu adalah hal yang baik, tapi bisa juga menjadi hal yang tidak baik. Misalkan memberikan backlink yang banyak dalam satu waktu sekaligus, sehingga hal ini bisa menyebabkan blog kamu akan terindikasi sebagai spam karena terlalu banyak menyuntikan backlink dalam waktu yang sama sekaligus..

Jadi, yah harus tau aturan aja. Buat apa banyak-banyak kalo gak bagus buat mendongkrak blog kita di search engine kan?

4. Adanya Broken Link

Broken link adalah sebuah url rusak yang tidak memiliki tujuan. Tidak bisa di klik atau mengarah ke suatu halaman yang tidak ada, sehingga menyebabkan eror 404.

5. Domain Bekas Situs Spam

Sebelum memilih dan menggunakan domain, pastikan domain tersebut fresh atau tidak pernah digunakan oleh siapapun sebelumnya.

Karena setiap domain yang sudah expired atau tidak diperpanjang oleh si pemilik, bisa digunakan lagi oleh orang lain.

Dari sini kamu harus mengecek status domain terlebih dahulu sebelum digunakan, karena siapa tau domain yang kamu gunakan memiliki nilai spam score yang tinggi.

Tapi kamu juga bisa beruntung sih kalo menemukan domain bekas orang dengan DA PA yang tinggi tanpa adanya spam score.

6. Menggunakan Peningkat Traffic

Jika merasa blog kamu sepi pengunjung, jangan sesekali menggunakan bot atau aplikasi untuk meningkatkan jumlah pengunjung palsu. Karena hal ini sangat berbahaya, bisa dianggap spam dan blog kamu juga bisa terancam take down dari search engine.

7. Menyisipkan Link Spam

Buat kamu yang beberapa kali pernah memasukan link eksternal, harus sedikit hati-hati ya. Pastian link tersebut mengarah ke situs yang tepat.

Saya sendiri pernah membuat blog baru yang tujuannya iseng aja gitu, lalu saya masukan beberapa link ke dalam blog baru tersebut, yah sebut ajalah ya link refferal dari salah satu situs pemendek link.

Bukan lagi spam score yang saya dapat, tapi blog-nya langsung di takedown tanpa peringatan terlebih dahulu. Tidak bisa diakses dan telah di hapus secara permanent.

Kecuali kamu menggunakan platform WordPress Self-Host, mungkin blog kamu masih bisa aman dari kata penghapusan sepihak dari Google sekalipun banyak link spam.

8. Konten Terlarang

Konten terlarang biasanya dianggap spam karena dapat merugikan orang lain, biasanya juga terdapat eksternal link dan internal link yang sembarangan, serta artikel dianggap tidak sehat.

Pokoknya pembahasan yang mengandung hal-hal negatif akan dianggap spam, dan bisa langsung di takedown setiap saat. Hati-hatilah dalam membuat konten ya, lagian membuat konten bermanfaat itu gak rugi kok.

Cara Menurunkan Spam Score Blog

Setelah mengetahui penyebabnya, sekarang kamu sudah bisa memahami bagaimana cara mengantisipasinya. Tapi buat kamu yang sudah terlanjur memiliki Spam Score yang tinggi, berikut adalah cara menurunkannya.

1. Mengecek dan Menyaring Backllink

Langkah pertama yang saya lakukan adalah dengan mengecek seluruh backlink yang mengarah ke blog saya menggunakan situs ubersuggest.

Cara Mengecek Backlink di Ubersuggest

Setelah itu saya melakukan penyaringan dengan cara membuat daftar URL Website yang ingin saya tolak atau hapus ke dalam aplikasi notepad dengan cara sebagai berikut:

Menghapus backlink dari suatu website

domain:namasitus.com

Menghapus backlink hanya dari artikel tertentu

https://www.namasitus.com/judul-postingan.html

Daftar Situs Backlink Yang di Hapus Google Disavow

2. Melakukan Disavow Backlink

Langkah selanjutnya, saya mengupload file notepad yang berisi kumpulan URL yang ingin saya tolak atau hapus, ke dalam Google Disavow. Kira-kira beginilah tampilannya,

Menurunkan Spam Score Blog Dengan Menghapus Backlink di Google Disavow

Jika sudah sampai tahap ini, hanya perlu menunggu saja proses google merayapi URL website yang kita tolak atau hapus dari daftar backlink. Berikut adalah hasil penurunannya.

Menurunkan Spam Score Blog

Dampak Negatif Spam Score Tinggi

1. Menurunkan Posisi Blog di SERP

Seperti yang sudah disinggung pada penjelasan diatas bahwa salah satu dampak dari spam score yang tinggi adalah bisa menyebabkan posisi blog di SERP menurun. Artikel yang sudah berada di halaman pertama pencarian google, perlahan bisa menurun, terus menurun dan sampai pada akhirnya hilang.

2. Menurunkan Jumlah Visitor

Karena blog yang sulit bersaing dan artikel yang mulai turun posisi, akhirnya jumlah visitor pun menurun karena mereka tidak lagi menemukan artikel-artikel yang dulu pernah ada di halaman pertama pencarian google.

3. Menurunkan Pendapatan

Salah satu faktor utama yang menyebabkan blog bisa menghasilkan uang adalah pengunjung blog, karena tanpa pengunjung yah blog kamu cuma sekedar diary di internet atau papan informasi berbasis online saja.

Penghasilan blog kan bermacam-macam, mulai dari iklan Google Adsense, jasa review ataupun content placement. Para pengiklan ini biasanya menawarkan diri apabila blog kita memiliki traffic yang bagus.

Secara gak langsung, yah tanpa pengunjung blog kita gabisa menghasilkan uang.

4. Hilang dari Search Engine

Blog akan hilang dari search engine apabila nilai spam score berstatus tinggi, yah amannya sih 1%-11% menurut saya pribadi, lebih dari itu udah bahaya banget. Kalopun tidak hilang, blog kamu sudah tidak memiliki masa depan.

Kecuali kamu benar-benar konsisten ingin memperbaiki kualitas blog, mulai dari memperbaiki broken link, menghapus komentar spam, dan lain sebagainya

Sampai sini saya rasa cukup penjelasannya, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Comment