Jenis-Jenis WordPress dan Kelebihannya

Buat kamu yang ingin membuat blog dengan WordPress, ada baiknya kamu mengenal terlebih dahulu jenis-jenis WordPress dan kelebihan dari masing-masing WordPress.

Agar saat menggunakannya nanti, kamu bisa memahami cara mengelola dan mengatasi permasalahan yang terjadi.

Baik itu memodifikasi, mengganti tema dan menambahkan widget tertentu pada blog WordPress yang akan kamu buat.

Setiap Jenis-Jenis WordPress, dibedakan berdasarkan fungsi, kebutuhan dan biaya yang dikeluarkan untuk mengelolanya. Ada yang gratis, ada yang berbayar dan ada juga yang gratis tetapi memiliki fasilitas versi yang berbayar.

Jenis-Jenis WordPress

Kebutuhan pengguna terhadap pengelolaan blog menggunakan WordPress tentunya berbeda-beda, hal inilah yang membuat WordPress terbagi menjadi beberapa jenis, dengan kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya.

Dengan begitu kamu bisa memutuskan, akan menggunakan jenis WordPress seperti apa yang dapat memenuhi kebutuhan kamu dalam membangun suatu blog.

Untuk mengatasi rasa bingung kamu, berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis WordPress yang ada saat ini beserta fungsi, kelebihan dan kekuranganya.

1. WordPress.com

WordPress.com adalah adalah sebuah platform yang digunakan untuk membuat blog gratis berbasis WordPress, meskipun gratis kamu masih bisa menikmati beberapa fitur yang disediakan seperti memilih tema, memodifikasi layout dan menambahkan widget agar blog yang kamu kelola terlihat lebih rapih.

Tapi, karena platform ini adalah versi gratis, maka tidak banyak yang bisa diharapkan dari segi fitur dan pengelolaannya. Ada beberapa batasan yang akan kamu temui, seperti tidak bisa install plugin WordPress dan meng-upload tema dari luar library WordPress.

Kamu hanya bisa menikmati fitur seadanya yang sudah disediakan pada versi gratis ini. Meskipun begitu, jika kamu masih pemula dan menggunakan WordPress hanya untuk sekedar menulis saja, maka versi gratis ini adalah pilihan yang tepat.

Dari keterbatasannya, dapat ditutupi dengan kelebihannya seperti unlimited hosting dan domain gratis seperti namablog.wordpress.com. Gak perlu lagi tuh mikirin yang namanya biaya sewa pertahunnya untuk sekedar memiliki blog dan menulis artikel di dalamnya.

Dari segi SEO pun WordPress versi gratis ini lebih baik dari platform manapun, yang membuat artikel kamu bisa bersaing dan tampil di halaman pertama Google dengan mudah.

Analoginya menggunakan versi gratis itu seperti mengontrak, yang namanya ngontrak pasti terbatas dong , gak bisa leluasa, berbeda dengan rumah sendiri

2. WordPress.org

Jika sebelumnya adalah versi gratis, maka WordPress.org ini adalah versi berbayarnya. Untuk menikmati berbagai fitur premium yang diberikan. Layaknya rumah, kamu bebas ngapain aja. Mulai dari memiliki nama domain sendiri seperti namablog.com, modifikasi dan meng-install berbagai tema keren, meng-install plugin dan lain sebagainya.

Sederhananya, WordPress.org adalah hasil upgrade dari wordpress.com. Meskipun berbayar, pada dasarnya WordPress tetaplah gratis, yang membedakannya hanyalah fasilitas yang di dapatkan ketika membayarnya.

3. WordPress Localhost

Jenis WordPress yang satu ini adalah gabungan antara versi gratis dan versi berbayar pada WordPress, hanya saja blog yang dikelola berada di jaringan lokal (localhost), tidak dapat di onlinekan dan tidak dapat dilihat oleh siapapun kecuali diri kamu sendiri.

Disini kamu bisa membuat blog WordPress gratis, dengan berbagai fitur premium yang bisa kamu nikmati. Kamu tidak perlu membayar, memikirkan hosting, domain dan embel-embel lainnya, intinya semua gratis rasa premium.

Jenis ini sangat cocok apabila kamu ingin latihan membuat blog, sebelum benar-benar membuat versi aslinya yang bisa diakses oleh berbagai pengguna internet.

Untuk menggunakannya, kamu cukup mendownload WordPress di situs resminya, setelah itu kamu bisa meng-installnya dengan bantuan server localhost dari XAMPP.

4. WordPress Self-Host

Jenis WordPress Self-Host adalah blog yang dibuat langsung menggunakan jasa layanan hosting. Disini kamu perlu menyiapkan sejumlah uang untuk menyewa Hosting dan Domain untuk satu tahun kedepan.

Apabila kamu ingin menggunakan jenis WordPress Self-Host dan bingung cara menginstallnya, kamu bisa meminta bantuan pada penyedia layanan hosting tersebut untuk membantu menginstallkan dan membuat blog berbasis WordPress.

Mereka akan senang hati membantu permasalahan dan kebingungan yang kamu hadapi. Jadi hanya perlu bayar dan terima beres, maka blog kamu akan segera dibuatkan.

WordPress jenis ini biasa digunakan untuk keperluan yang sudah dipersiapkan secara matang, entah itu sekedar digunakan untuk keperluan pribadi ataupun bisnis untuk menghasilkan uang.

Kesimpulan

Meskipun terdapat berbagai jenis WordPress, tetap saja hanya ada 1. Perbedaannya terletak pada tempat mengelolanya dan kebutuhan kamu sebagai pengguna. Maka dari itu, pastikan kamu memilih platform yang tepat sebelum memulai ngeblog.

Sampai sini saya rasa cukup penjelasannya, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Comment